Showing posts with label Networking. Show all posts
Showing posts with label Networking. Show all posts

Wednesday, November 27, 2013

Configuration Router DHCP+Access Ponit [Cisco]


Router_DHCP
Router(config)#ip dhcp pool dhcp1
Router(dhcp-config)#network 192.168.10.0 255.255.255.0
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.10.1
Router(dhcp-config)#dns-server 8.8.8.8
Router(dhcp-config)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shu
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#

change device laptop to wireless device MODULES[Linksys-WPC300N]

Static Route on Mikrotik [Vol. 2]

Yups,, berikut ini adalah routing static dengan 3 router dengan catatan router B and C tidak tersambung dengan kabel UTP.
langsung aja cekidot, berikut shcema ya:
Alright let’s go to config:
1. RouterA:
ip lan: 192.168.10.1/24
ip to router B: 10.1.1.1/30
ip to router C: 10.20.5.1/30
and it’s config route
/ip route
add comment=”" disabled=no distance=1 dst-address=192.168.20.0/24 gateway=10.1.1.2 scope=30 target-scope=10
add comment=”" disabled=no distance=1 dst-address=192.168.30.0/30 gateway=10.20.5.2 scope=30 target-scope=10

2. Router2:
ip lan:192.168.20.1/24
ip to router A:10.1.1.2/30
Config route:

/ip route
add disabled=no distance=1 dst-address=10.20.5.0/30 gateway=10.1.1.1 scope=30 target-scope=10
add disabled=no distance=1 dst-address=192.168.10.0/24 gateway=10.1.1.1 scope=30 target-scope=10
add disabled=no distance=1 dst-address=192.168.30.0/24 gateway=10.1.1.1 scope=30 target-scope=10

3. Router3:
ip1:192.168.30.1/24
ip2:10.20.5.2/30
Config route:

/ip route
add comment=”" disabled=no distance=1 dst-address=10.1.1.0/30 gateway=10.20.5.1 scope=30 target-scope=10
add comment=”" disabled=no distance=1 dst-address=192.168.10.0/24 gateway=10.20.5.1 scope=30 target-scope=10
add comment=”" disabled=no distance=1 dst-address=192.168.20.0/24 gateway=10.20.5.1 scope=30 target-scope=10

Oke, config is finish and you can test configuration with ping IP

Fail Over on Mikrotik

Oke it’s simple configuration fail over on mikrotik, and it’s picture schema network:


Yups,,, you can configuration in router client, you just add configuration dst-address=0.0.0.0/0, check-gateway=ping and you can change distance.


/ip route
add disabled=no distance=1 dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.10.1.1 scope=30 target-scope=10 check-gateway=ping
add disabled=no distance=4 dst-address=0.0.0.0/0 gateway=100.50.1.1 scope=30 target-scope=10 check-gateway=ping
and you can add 2 nat in router:

/ip firewall nat
add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether ISP A
add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether ISP B
you can test configuration, by unplugging one of the lan cable from one router isp, and you try to watch the ip route is visible no change. If viewed from the router configuration that leads to the ISP distence A smaller then the priority will lead to ISP A, if the UTP cable to unplug the ISP A in the route will automatically move to ISP B

See Configuration Nano Station 5 with SSH

Oke, berikut ini adalah tips melihat configurasi radio Nano Station 5 dengan menggunakan SSH, langsungg…. disini saya menggunakan software Putty :) pertama ente harus LOGIN dulu ye dan setelah login ketikin dan perintah dibawah, setelah perintah vi system.cfg dijalankan maka akan muncul konfigurasi pada radio NS

    #cd /tmp
    #vi system.cfg

    aaa.1.status=disabled
    aaa.status=disabled
    bridge.1.devname=br0
    bridge.1.fd=1
    bridge.1.port.1.devname=eth0
    bridge.1.port.1.status=enabled
    bridge.1.port.2.devname=ath0
    bridge.1.port.2.status=enabled
    bridge.1.stp.status=disabled
    bridge.status=enabled
    dhcpc.1.devname=br0
    dhcpc.1.status=disabled
    dhcpc.status=disabled
    dhcpd.1.status=disabled
    dhcpd.status=disabled
    dnsmasq.1.devname=eth0
    dnsmasq.1.status=enabled
    dnsmasq.status=disabled
    ebtables.1.cmd=-t nat -A PREROUTING –in-interface ath0 -j arpnat –arpnat-targe
    ebtables.1.status=disabled
    ebtables.2.cmd=-t nat -A POSTROUTING –out-interface ath0 -j arpnat –arpnat-tar
    ebtables.2.status=disabled
    ebtables.3.cmd=-t broute -A BROUTING –protocol 0x888e –in-interface ath0 -j DR
yups setelah anda mengetikan vi system.cfg anda bisa langsung dapat melihat isi konfigurasi pada radio anda(yang diatas itu hanya sebagian kecil saja loh :D ), so jika ingin meng-edit tinggal tekan “Insert” pada key board lalu rubah pada value yang anda inginkan jika sudah tekan ESC lalu tekan tanda “:” ketikan “wq!”. Contoh: :wq! eemm… jika dilihat seperti command pada terminal di linux ya :D oke cukup itu saja untuk pagi hari ini see you and bye-bye

Konfigurasi Vlan di Mikrotik [Vol.1]


Kurang lebih topologi seperti gambar diatas, okey kita buat konfigurasinya:
1. Buatlah Vlan pada ether yang anda inginkan.
2. Buat ip pada ether dan vlan.
3. Lalu dilanjutkan dengan membuat DHCP pada masing-masing ip.
4. Buat Simple Queue untuk uji test bandwidth. (Nanti akan dijelaskan dibawah ya)
5. Jika sudah sambungkan ether1 ke switch kemudian dari switch pasang satu kabel mengarah ke router dan PC.


6. Arahkan kabel yang dari switch ke ether1 router, kemudian add vlan samakan id vlan dengan router pertama kemudian cek list Use Serivce Tag.
7. Dilanjutkan dengan membuat dhcp client agar mendapatkan ip, sebelum klik OK pastikan interface yang diambil adalah vlan karena jika tidak maka ip akan sama dengan yang di sett untuk ether1.
8. Buatkan bridge1 dan add vlan serta ether yang akan diarahkan ke LAN.
9. Coba anda test dengan dua komputer dan masing-masing terpasang pada kabel yang dari switch dan dari router2. Kemudian lihat apakah ip berbeda/sesuai dengan yang di sett atau tidak.
10. Dilangkah awal kita membuat Simple Queue, eem… disini kita juga bisa test bandwidth berdasarkan ip yang kita sett. Jadi masing-masing ip kita buat bandwidth yang dengan kapasitas berbeda, kemudian untuk melakukan pengetesannya anda bisa download software Btest, kemudian untuk test bandwidth ya arahkan ke gateway. Perhatikan pada Table Simple Queue apakah sudah benar atau belum.


Create DHCP on Cisco

Berikut ini adalah perintah untuk membuatkan ip dhcp pada Cisco (Packet Tracer):

Router#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#ip dhcp pool 192.168.10.0/24
Router(dhcp-config)#network 192.168.10.1 255.255.255.0
Router(dhcp-config)#dns-server 8.8.8.8
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.10.1
Router(dhcp-config)#exit
Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.10.2 192.168.10.100
Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.10.150 192.168.10.200
Router(config)#interface fastEthernet 0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.10.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown

Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up

Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console

Setting Proxy In Your Web Browser and Internet Download Manager

Pasti anda bosankan jika anda membuka website atau sebuah file yang terblok oleh nawala. Haduh jangan dibuat yang tidak-tidak yaa tutorial ini hanya sebuah eksperimen saja jadi jangan dipake buat buka yang begituan yaa.
Tancap gas Broo….
Oke, jika anda bosan dan jenuh akan web yang ter-filter. Saya dapat memberikan solusinya mudah-mudahan tutorial ini dapat berguna hehehe….
Berikut setting proxy pada Mozilla:
1.  Cari List Proxy yang anda inginkan
2.  Klik Option, terus pilih advance
3. Klo udah kebuka pilih menu Network
4. Terus klik pada button “setting” disamping kata Configure how firefox connects to the internet
5. Pilih pada menu “Manual Proxy Configuration” kemudian isi HTTP PROXY dan Port
6. Kemudia ceklist pada bagian “use this proxy server for all protocols”
Yaa… terus anda tinggal buka website yang anda tuju deh :D
Lanjut, setting Proxy di Internet Download Manager:
1. Cari list proxy ya atau boleh disamain sama yang dibrowser gpp deh biar satu jalur jadi file ya g muter-muter routingannnya hehehehe(kaya ngerti aja :P )
2.  Buka IDM, terus klik Download terus Option
3.  Pilih menu Proxy, terus ceklist dan isikan IP serta Portya. Pada bagian Use HTTP Proxy, Use HTTPS Proxy, dan Use FTP Proxy lalu OK

yup, dengan begitu browser serta idm anda dapat mendownload file yang terblok oleh #nawala atau beberapa provider lainnya. Semoga membantu  tutorial ini, dan jangan digunakan yang tidak-tidak yaaa